Peralatan dasar dalam pemrograman Front End Website

Perbedaan Front-End dan Back-End pada pemrograman Web, sekarang kita mulai memasuki ke pemrograman front end. Dalam memulai belajar pemrograman, tentu saja kita harus meniapkan alat-alat yang dibutuhkan. Pemrograman website khususnya bagian front end adalah salah satu pemrograman yang sederhana dan tidak membutuhkan banyak peralatan, cukup dengan teks editor dan browser, kita sudah dapat mulai menulis program. Tapi untuk lebih memudahkan, kita akan menggunakan peralatan yang lebih spesifik. Apa saja itu? Oh iya, sebelum melanjutkan membaca, khususnya untuk pengunjung baru, artikel ini adalah seri dari Pelatihan Pemrograman Website. Seperti yang saya tulis tadi, dalam pemrograman front end website pada dasarnya hanya butuh 2 hal, teks editor dan browser. Namun teks editor biasa (Notepad misalnya) tidak memiliki penomoran baris dan pewarnaan kode, sehingga cukup sulit untuk melakukan debugging / mencari letak kesalahan. Dan jika menggunakan browser antah berantah juga akan mempersulit proses debugging. Solusinya adalah Sublime Text sebagai text editor nya dan Firefox/Google Chrome sebagai browsernya, tapi saya lebih merekomendasikan Firefox. Alasannya?

Sublime Text

Kenapa Sublime Text? Bisa dibilang ini adalah salah satu text editor sekaligus code editor terbaik yang pernah saya coba. Selain karena ukurannya yang lebih kecil dibanding code editor lain, sublime text juga sangat cepat dan ringan, bahkan untuk laptop jadul sekalipun. Sublime text dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti edit text biasa, markup HTML, kode JavaScript, PHP, Python, dll. Dukungan pewarnaan syntax dan plugin-plugin nya juga sangat membantu dan memudahkan dalam menulis kode. Sublime text tersedia untuk Linux, Windows dan Mac. Dan ini memiliki gratis masa trial selamanya. Dalam tutorial yang saya bagikan pun saya menggunakan sublime text, yaitu sublime text 3.
Baca juga Cara Menginstal Sublime Text 3 di Linux

Firefox

Kenapa firefox? karena ini adalah saya pakai sekarang.  Menurut saya firefox lebih cepat dan ringan dibandingkan chrome, dengan memiliki fitur pengembang yang hampir sama. Selain itu juga pada kasus saya chrome sering menyimpan halaman yang error, walaupun sudah diperbaiki, direload ataupun reload semua masih error, mungkin bug yang saat ini entah sudah diperbaiki atau belum. Terlepas dari itu semua, jika kalian lebih memilih memakai chrome karena lebih nyaman, atau alasan lainnya juga tidak masalah karena baik chrome maupun firefox memiliki peralatan pengembangan yang lengkap. Dengan 2 peralatan diatas, pengembangan front end web sudah dapat dilakukan. Silahkan download dan instal di perangkat kalian.]]>

About: totop275


2 thoughts on “Peralatan dasar dalam pemrograman Front End Website”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *